Sinergi Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan Satu Hektar di Ogan Ilir

OGAN ILIR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Lahan semak belukar seluas kurang lebih satu hektar yang terletak di Desa Tanjung Temiang, Kecamatan Tanjung Raja, dilaporkan hangus terbakar pada Senin sore, 28 September 2026.

Merespons munculnya titik api (hotspot) tersebut, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Camat Tanjung Raja bersama jajaran Polsek Tanjung Raja segera bergerak cepat ke lokasi. Berdasarkan pantaun koordinat di titik 3.225058S 104.452988E, personel gabungan bahu-membahu melakukan lokalisir dan pemadaman.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., mengonfirmasi bahwa operasi pemadaman ini melibatkan puluhan personel lintas instansi.

“Kami menurunkan 7 personel Polri bersama 6 personel BPBD, 4 anggota Dinas Perhubungan (Dishub), serta dibantu oleh 7 warga setempat dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Pak Camat juga turun langsung ke lapangan memimpin pergerakan,” ujar AKP Sondi Fraguna dalam keterangannya, Senin (28/9).

Berkat kesigapan petugas dan bantuan alat semprot sprayer milik warga, kobaran api utama berhasil dijinakkan dalam waktu kurang dari dua jam.

“Sekira pukul 17.00 WIB, nyala api berhasil kami padamkan. Saat ini di lokasi hanya menyisakan kepulan asap tipis bekas pemadaman, dan seluruh personel masih bersiaga di sekitar area untuk mengantisipasi munculnya titik api baru,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, status kepemilikan lahan yang terbakar tersebut masih dalam proses penyelidikan (lidik) oleh pihak kepolisian. Petugas juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang rentan memicu kebakaran.