Polres Ogan Ilir melalui Polsek Muara Kuang Bersama TNI dan BPBD Perkuat Patroli Cegah Karhutla

Ogan Ilir – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat Polres Ogan Ilir dengan mengedepankan sinergi lintas sektor. Polres Ogan Ilir melalui Polsek Muara Kuang bersama personel BKO TNI AD dan BPBD melaksanakan patroli serta memberikan imbauan larangan membuka lahan dengan cara membakar, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar wilayah hukum Polsek Muara Kuang, khususnya kawasan Desa Kasah, Kecamatan Muara Kuang yang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.
Patroli melibatkan dua personel Polri, 16 personel TNI AD yang terdiri dari satu personel Koramil dan 15 personel BKO TNI AD, serta satu personel BPBD.
Tim gabungan menyambangi lahan yang berpotensi terjadi karhutla, sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pemerintah desa agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Dari hasil patroli dan pemantauan di lapangan, tim belum menemukan adanya titik hotspot di wilayah yang menjadi sasaran kegiatan.
Selain melakukan pencegahan, tim juga membawa kendaraan dinas TNI AD berupa truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Kendaraan tersebut disiagakan sebagai bagian dari kesiapan personel dalam melakukan penanganan dan pemadaman apabila ditemukan titik api yang dapat dijangkau oleh kendaraan.
Kapolsek Muara Kuang IPDA Harry Setiawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa patroli bersama tersebut merupakan bentuk sinergi dalam memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
“Kami bersama TNI AD dan BPBD terus melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama, sehingga potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Polres Ogan Ilir mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Apabila menemukan adanya titik api, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan dengan cepat.
Kegiatan patroli dan imbauan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.


