Aksi Tanggap Darurat Sektor Tanjung Raja: Kerahkan Kekuatan Gabungan Patroli Cegah Karhutla

Upaya proaktif dalam membentengi wilayah dari ancaman musibah kebakaran hutan dan lahan terus diwujudkan secara nyata melalui operasi pengawasan lapangan lintas instansi. Berdasarkan dokumen laporan resmi yang diterbitkan pada Jumat, 18 September 2026, agenda penyisiran wilayah tersebut mulai digerakkan secara serentak sejak pukul 14.00 WIB.
Gerakan preventif ini dilaksanakan sebagai wujud implementasi instruksi pimpinan kepolisian tingkat atas. Operasi peninjauan tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., dengan menggandeng pimpinan wilayah Camat Tanjung Raja. Kekuatan regu di lapangan semakin solid berkat keikutsertaan unsur Tiga Pilar Desa yang mencakup jajaran perangkat desa, petugas Bhabinkamtibmas, serta Babinsa, ditambah dukungan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Ilir beserta unsur Masyarakat Peduli Api.
Berdasarkan penentuan target operasional, fokus utama rute patroli pencegahan ini diarahkan menuju zona-zona yang dinilai rentan terhadap ancaman kebakaran. Adapun wilayah spesifik yang menjadi sasaran peninjauan terletak di kawasan Kelurahan Tanjung Raja Barat, Kecamatan Tanjung Raja.
Sepanjang perjalanan menyusuri rute pemantauan, aparat kepolisian bersama unsur gabungan aktif menemui warga guna menyampaikan instruksi penting yang ditekankan oleh Kapolsek Tanjung Raja melalui jajaran Bhabinkamtibmas. Pesan-pesan tersebut berisi larangan keras membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan metode pembakaran sekecil apa pun, larangan membakar sisa sampah tanaman di area terbuka, serta imbauan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memantik kobaran api. Selain itu, tim di lapangan juga mensosialisasikan secara tegas terkait ancaman sanksi hukum berat berupa hukuman penjara hingga denda material tanpa toleransi bagi individu maupun korporasi yang terbukti melanggar ketentuan pembakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan hasil pengamatan fisik secara cermat di sepanjang jalur yang dilintasi, regu patroli terpadu memastikan bahwa situasi terpantau bersih dari kemunculan titik api. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan tersebut berhasil diselesaikan tepat pukul 15.00 WIB dalam keadaan yang aman serta kondusif.



