NEGARAKARHUTLA DI PULAU NEGARA PEMULUTAN BARAT BERHASIL DIPADAMKAN TIM GABUNGAN

OGAN ILIR – Upaya penanganan Karhutla terus digencarkan Polres Ogan Ilir. Polsek Pemulutan bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat.Kebakaran terjadi Minggu 30 Agustus 2026 di area lahan gambut.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai ±11 hektare. Titik api berada di koordinat 3.1940 S – 104.7066 E. Medan menuju lokasi cukup berat karena harus melintasi kanal.

Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. memimpin langsung operasi di lapangan. Tim yang diterjunkan terdiri dari personel BKO Polda Sumsel, Tim Karhutla Polsek Pemulutan, dan BPBD Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam pemadaman, petugas menggunakan 2 unit mesin pompa air. Masing-masing milik BPBD Ogan Ilir dan BKO Polda Sumsel. Fokus penyemprotan diarahkan ke titik api di dalam gambut supaya tidak hidup kembali.Karena akses dan kondisi tanah gambut, proses pemadaman berlangsung hingga Senin 31 Agustus 2026 pukul 01.00 WIB. Total durasi penanganan sekitar 10 jam.

Dari 11 Ha yang terbakar, sekitar 5 Ha berhasil dijinakkan agar tidak merambat lebih luas.Sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. menegaskan pihaknya akan memperketat patroli di wilayah rawan.”Kami bersama BPBD dan BKO Polda Sumsel akan terus bersiaga. Memang medan gambut dan kanal jadi kendala, tapi kami pastikan api tidak meluas,” kata Kapolsek.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat asap atau api segera hubungi Polsek atau BPBD.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas IPTU Mansyur,A.Md.Kep., S.H. memberikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan.”Respon cepat ini menunjukkan komitmen Polri bersama stakeholder dalam menanggulangi Karhutla. Kami juga terus lakukan sosialisasi agar masyarakat ikut mencegah,” jelas Kasi Humas.

Saat ini kondisi di lokasi sudah kondusif. Anggota masih standby melakukan pendinginan agar api tidak muncul lagi.