Aksi Proaktif Penanggulangan Karhutla: Polsek Rantau Alai Sigap Padamkan Titik Panas di Perbatasan Tanjung Batu

OGAN ILIR – Komitmen nyata dalam merespons cepat ancaman bencana lingkungan serta menjaga keselamatan warga dari bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dibuktikan secara konsisten oleh jajaran Kepolisian Sektor Rantau Alai di bawah naungan hukum Polres Ogan Ilir. Sebagai wujud kepedulian proaktif untuk menekan potensi perluasan titik api, aparat kepolisian sektor secara sigap mengerahkan personelnya untuk melaksanakan pengecekan titik panas (hotspot), mitigasi lapangan, hingga aksi pemadaman langsung di lokasi kejadian.
Pelaksanaan operasi penanggulangan darurat tersebut dilangsungkan pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan rentang waktu pengerjaan yang dimulai secara tepat sejak pukul 14.30 WIB hingga tuntas. Pergerakan tim gabungan ini dipusatkan pada area lahan yang terletak di dekat kawasan Tanjung Tambak, yang secara administratif berada di wilayah Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Rincian Data Teknis dan Karakteristik Lokasi Kebakaran
Berdasarkan laporan resmi operasional yang disampaikan langsung oleh Kapolsek Rantau Alai, Iptu M. Ibnu Irfan, S.H., hasil pendataan lapangan terhadap insiden kebakaran lahan tersebut mencakup beberapa parameter teknis penting berikut:
- Titik Koordinat Lokasi: Berada pada posisi geografis -3.395400, 104.69891160.
- Estimasi Luas Lahan Terbakar: Cakupan area yang dilalap si jago merah mencapai kurang lebih 1 hektar (± 1 Ha).
- Karakteristik Vegetasi: Area yang terbakar didominasi oleh vegetasi jenis lahan gambut.
- Jenis Struktur Tanah: Karakteristik tanah di lokasi kejadian teridentifikasi sebagai tanah mineral.
- Status Kepemilikan Lahan: Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, areal tersebut merupakan kebun kelapa sawit milik masyarakat setempat.
- Langkah Tindak Lanjut: Aparat bersama unsur terkait segera bergerak cepat melaksanakan tindakan pemadaman karhutla secara maksimal di lapangan.
- Status Penanganan Api: Upaya pemadaman titik api telah digencarkan secara optimal oleh petugas, namun masih menyisakan kepulan asap putih tipis mengingat karakteristik media terbakar merupakan lahan gambut yang menyimpan bara di bagian dalam tanah.
Unsur Personel Gabungan Pelaksana Kegiatan
Aksi pemadaman dan mitigasi darurat di lapangan ini tidak dijalankan seorang diri, melainkan melibatkan kolaborasi lintas sektoral serta partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Susunan lengkap aparat dan unsur yang turut serta dalam penanganan karhutla tersebut meliputi:
- Unsur Kepolisian (Polri): Diterjunkan sebanyak 3 personel aktif untuk memimpin dan mengamankan jalannya proses pemadaman di titik api.
- Unsur TNI: Berpartisipasi dalam mendukung kekuatan pengamanan serta operasional pemadaman di lapangan.
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Turut mengerahkan tim guna membantu suplai air dan proses pemadaman.
- Masyarakat Peduli Api (MPA): Melibatkan anggota MPA Desa Sukananti Baru yang sigap turun tangan membantu petugas.
- Warga Sekitar: Masyarakat setempat turut bahu-membahu bersama aparat memadamkan kobaran api.
Kendala Teknis dan Catatan Operasional Lapangan
Dalam menjalankan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana lingkungan tersebut, tim gabungan di lapangan dihadapkan pada beberapa tantangan serta hambatan teknis yang cukup signifikan, di antaranya:
- Karakteristik Lahan Gambut: Medan kebakaran merupakan tipikal lahan gambut yang cukup tebal, sehingga meskipun kobaran api utama telah berhasil ditekan dan dipadamkan secara total, sisa-sisa bara di dalam tanah masih memicu timbulnya asap putih.
- Keterbatasan Peralatan: Proses pemadaman di lokasi terpaksa dilakukan secara manual dengan mengandalkan alat semprot jinjing serta perlengkapan seadanya yang tersedia di lapangan.
- Faktor Batas Wilayah Administrasi: Berdasarkan hasil pengecekan koordinat, titik api dan lokasi lahan yang terbakar secara administratif masuk ke dalam wilayah hukum Polsek Tanjung Batu, dan bukan merupakan bagian dari wilayah hukum Polsek Rantau Alai. Meskipun demikian, jajaran Polsek Rantau Alai tetap mengambil langkah cepat tanggap darurat demi mencegah meluasnya dampak kebakaran demi kepentingan keselamatan umum.
Seluruh rangkaian giat laporan pengecekan hotspot, mitigasi, serta upaya pemadaman karhutla tersebut telah didokumentasikan dan dilaporkan secara resmi kepada pimpinan tingkat atas guna mendapatkan petunjuk serta arahan lanjutan.



