Tindak Lanjuti Perintah Wakapolda Sumsel, Tim Gabungan Tanjung Raja Sisir Zona Rentan Karhutla di Area Kelurahan

OGAN ILIR – Merespons instruksi tegas dari jajaran pimpinan tinggi Polda Sumatera Selatan, aparat kepolisian di tingkat sektor langsung bergerak memitigasi risiko bencana lingkungan. Langkah konkret ini diwujudkan lewat mobilisasi patroli skala besar guna memantau kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja, Sabtu (20/9/2026).

Operasi darat yang dimulai sekira pukul 15.00 WIB ini merupakan bentuk implementasi langsung dari maklumat Wakapolda Sumsel yang diteruskan melalui Kapolres Ogan Ilir. Agenda pengamanan wilayah dipimpin oleh Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., bersama Camat Tanjung Raja, dengan memperkuat sinergi Tiga Pilar Desa (Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pemerintah Desa), serta didukung penuh oleh personel BPBD Ogan Ilir dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kapolres Ogan Ilir melalui Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, menjelaskan bahwa pergerakan tim difokuskan pada pemetaan titik sensitif, khususnya di seputaran Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja. Penyelidikan visual di lapangan menyasar area-area vegetasi kering yang mudah terpicu oleh percikan api.

“Kehadiran satgas gabungan ini utamanya untuk menyuarakan imbauan kamtibmas secara langsung. Kami menegaskan kepada masyarakat agar sama sekali tidak memakai metode pembakaran dalam membersihkan areal perkebunan maupun pertanian, termasuk dalam skala kecil sekalipun,” tegas AKP Sondi Fraguna.

Dalam sosialisasi tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga agar tidak memicu kelalaian fatal, seperti membakar tumpukan sampah di lahan terbuka atau membuang puntung rokok yang masih membara sembarangan.

Petugas secara lugas menyampaikan bahwa tindakan pembakaran yang disengaja, baik oleh perseorangan maupun korporasi, akan berhadapan dengan sanksi pidana penjara serta denda materi tanpa toleransi.

Hingga operasional pengawasan berakhir pada pukul 16.00 WIB, tim satgas gabungan memastikan tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) di sepanjang jalur penjelajahan.

Seluruh rangkaian mitigasi berjalan tertib, sementara situasi wilayah Tanjung Raja dilaporkan tetap aman, stabil, dan kondusif.