Gerak Cepat Polres Ogan ilir Melalui Polsek Muara Kuang Bersama Warga Padamkan Karhutla Seluas 10 Hektare

Ogan Ilir – Personel Polsek Muara Kuang bersama TNI, BPBD dan masyarakat bergerak cepat melakukan pengecekan sekaligus pemadaman titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (31/8/2026).

Kegiatan penanganan titik hotspot tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 18.00 WIB hingga selesai. Sebanyak enam personel Polsek Muara Kuang yang dipimpin langsung Kapolsek Muara Kuang IPDA Harry Setiawan, S.H., M.H., bersama satu personel TNI, satu personel BPBD dan sekitar 20 warga turun langsung ke lokasi.Berdasarkan hasil groundcheck, titik api berada di area lahan warga dengan jenis vegetasi ilalang kering dan dahan kayu. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±10 hektare, meliputi sejumlah kebun milik warga yang ditanami pohon karet dan sawit.Setibanya di lokasi, tim menemukan api masih membakar sebagian area kebun warga dan asap masih terlihat membumbung.

Personel bersama unsur terkait dan masyarakat kemudian melakukan pemadaman secara darat menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk alat semprot milik warga.Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pemadaman. Warga pemilik lahan turut membantu personel memadamkan api yang merambat ke area kebun lainnya. Setelah api berhasil dipadamkan, personel juga berkoordinasi dengan warga untuk tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Muara Kuang bersama TNI, BPBD dan masyarakat dalam menangani titik hotspot tersebut.“Kami mengapresiasi respons cepat personel di lapangan bersama TNI, BPBD dan masyarakat. Penanganan titik api harus dilakukan sedini mungkin agar tidak berkembang dan meluas, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar,” ujar AKBP Rizka Aprianti.

Kapolres menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui patroli, pemantauan titik hotspot, edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat.“Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Karhutla dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap lingkungan, kesehatan dan aktivitas masyarakat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Kuang IPDA Harry Setiawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan warga pemilik lahan untuk memastikan tidak ada penyalaan kembali.“Pemadaman kami lakukan bersama-sama dengan TNI, BPBD dan masyarakat. Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pemantauan agar tidak terjadi penyalaan kembali,” ujar Kapolsek.

Selain penanganan kebakaran, personel juga memberikan edukasi dan mitigasi kepada masyarakat sekitar mengenai bahaya karhutla serta mengingatkan masyarakat tentang adanya konsekuensi hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan.

Polres Ogan Ilir melalui jajaran Polsek terus memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD dan masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan setiap titik api sekaligus mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.

Berkat kerja sama personel gabungan dan masyarakat, api di lokasi berhasil dipadamkan dan kondisi terakhir menyisakan asap bekas pembakaran. Situasi di wilayah tersebut hingga kegiatan selesai terpantau aman dan kondusif.