Polsek Pemulutan Sambangi Jamaah Masjid Al Kautsar Bahas Cegah Karhutla Usai Salat Jumat

OGAN ILIR – Suasana Jumat, 7 Agustus 2026 di Masjid Al Kautsar, Desa Sembadak, Kec. Pemulutan terasa berbeda. Usai menunaikan ibadah, jamaah tidak langsung pulang karena Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. hadir untuk ngobrol bareng. Selain Kapolsek, hadir juga Wakapolsek Ipda Hairil Anwar, Ps. Kanit Propam Aipda M. Martadinata, S.H. dan personel Polsek Pemulutan. Bripka Ikbal dipercaya jadi imam dan khatib, sementara Aipda M. Martadinata bertugas sebagai bilal.Momen usai ibadah dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan penting. Isu utama yang diangkat: bahaya kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.AKP Nugrah meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, cara itu murah tapi dampaknya besar.
“Satu titik api bisa jadi kabut asap yang ganggu kesehatan, aktivitas sekolah, bahkan penerbangan. Yuk kita stop kebiasaan itu,” ajaknya.Tak hanya soal Karhutla, Kapolsek juga mengingatkan warga agar ikut menjaga keamanan. Mulai dari ronda malam, mengawasi anak muda, hingga melapor jika ada tanda-tanda tawuran atau gangguan Kamtibmas.Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan kegiatan seperti ini penting agar Polri tidak jauh dari masyarakat.
“Safari Jumat ini jembatan kita. Lewat masjid pesannya lebih mudah masuk. Intinya satu: cegah Karhutla dan jaga Pemulutan tetap aman,” ujarnya.Beliau juga berpesan, jika masyarakat melihat asap atau titik api di lahan segera hubungi Polsek terdekat. Penanganan cepat bisa mencegah kerugian lebih besar.Senada, Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, A.Md., Kep., S.H. berharap pesan ini diteruskan.
“Polri tidak bisa jalan sendiri. Butuh bantuan warga untuk mengawasi dan mengingatkan. Jangan bakar lahan. Mari jaga lingkungan kita bersama,” tuturnya.Kegiatan ditutup sekitar pukul 13.00 WIB. Jamaah mengapresiasi dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan di masjid-masjid lain.Dengan pendekatan dari hati ke hati ini, Polsek Pemulutan optimis kesadaran masyarakat untuk menolak Karhutla dan menjaga Kamtibmas akan semakin meningkat.



