Merajut Silaturahmi Umat: Pesan Kamtibmas dan Mitigasi Sosial dalam Safari Jumat Kapolsek Muara Kuang di Desa Tanjung Bulan

OGAN ILIR – Dedikasi tinggi dalam merawat kebersamaan, membangun kedekatan emosional, serta memelihara stabilitas keamanan di tingkat akar rumput kembali ditunjukkan secara konsisten oleh jajaran kepolisian sektor setempat. Pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan bertajuk “Safari Jumat” secara resmi dilangsungkan oleh Kapolsek Muara Kuang, Ipda Harry Setiawan, S.H., M.H., bertempat di Masjid Jami’atulKhoir yang terletak di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, mulai pukul 11.30 WIB.

Pelaksanaan ibadah berjamaah tersebut disambut dengan antusiasme yang hangat serta dihadiri secara langsung oleh jajaran perangkat desa, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan segenap jamaah masjid setempat. Dalam kunjungan penuh keakraban ini, Kapolsek Muara Kuang turut didampingi oleh petugas Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kuang serta sejumlah personel dari Polsubsektor Rambang Kuang yang berbaur bersama warga dalam menjalankan ibadah sholat Jumat.

Tepat selepas rangkaian ibadah usai dilaksanakan, Ipda Harry Setiawan memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog secara langsung dengan para jamaah. Beliau memaparkan berbagai imbauan krusial demi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Muara Kuang senantiasa berada dalam kondisi yang aman, damai, dan kondusif.

Adapun pokok-pokok penting yang menjadi fokus arahan Kapolsek meliputi:

  1. Penguatan Kemitraan Kamtibmas: Mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk senantiasa bahu-membahu serta aktif membantu aparat kepolisian dalam mengawasi dan menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
  2. Kanal Pengaduan Langsung: Membuka akses komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat agar tidak ragu menghubungi langsung Kapolsek maupun Bhabinkamtibmas bilamana mendapati adanya potensi gangguan keamanan di tengah permukiman.
  3. Larangan Penggunaan Racun Ikan: Menekankan imbauan keras agar warga tidak menangkap ikan dengan cara membahayakan seperti menggunakan putas atau bahan kimia beracun yang terbukti merusak kelestarian ekosistem sungai.
  4. Kesiapsiagaan Menghadapi Karhutla: Mengingatkan seluruh warga seiring masuknya musim kemarau untuk dilarang keras membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, mengingat adanya ancaman sanksi pidana tegas bagi para pelanggarnya.
  5. Intensifikasi Pengawasan Anak: Meminta para orang tua agar lebih peduli dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas serta pergaulan anak-anak mereka, berkaca dari pengalaman kasus kriminalitas berat berupa pembunuhan berencana yang pernah terjadi di desa tersebut.

“Kami membuka diri untuk komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat Rambang Kuang. Mari kita jaga desa kita bersama-sama,” ujar Ipda Harry Setiawan di hadapan para jamaah.

Seluruh rangkaian kegiatan Safari Jumat yang sarat akan pesan pembinaan masyarakat tersebut akhirnya ditutup dengan tertib dan berakhir tepat pada pukul 13.15 WIB dalam situasi yang aman serta terkendali. Selepas kegiatan usai, jajaran kepolisian tetap melanjutkan tugas operasional harian berupa patroli dan monitoring wilayah secara berkala.