Akselerasi Pengawasan Objek Vital Transportasi: Polsek Pemulutan Intensifkan Patroli dan Monitoring Ketersediaan Stok BBM di SPBU Guna Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas

OGAN ILIR – Langkah preventif yang terintegrasi dalam rangka memelihara kelancaran arus lalu lintas serta komitmen kuat untuk menjamin kelancaran distribusi logistik bahan bakar bagi masyarakat terus dioptimalkan secara berkala oleh aparat penegak hukum di tingkat kepolisian sektor. Menanggapi dinamika potensi kepadatan kendaraan di sekitar area pengisian bahan bakar, Polsek Pemulutan yang berada di bawah jajaran Polres Ogan Ilir melaksanakan operasi monitoring serta patroli terpadu. Agenda pengamanan wilayah hukum berskala intensif ini diselenggarakan pada hari Minggu pagi, 9 Agustus 2026, yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan memfokuskan sasaran langsung pada dua titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Polsek Pemulutan yang kerap menjadi titik konsentrasi antrean kendaraan.

Guna memastikan jalannya operasi penegakan ketertiban preventif tersebut berjalan dengan optimal, pergerakan di lapangan dipimpin langsung oleh personel kepolisian yang bertugas secara resmi berdasarkan Surat Perintah Tugas (Sprin). Jajaran petugas bergerak dinamis melangsungkan peninjauan fisik serta melakukan pemantauan mendalam terhadap manajemen antrean serta ketersediaan stok pasokan bahan bakar di masing-masing lokasi.

Berdasarkan akumulasi data aktual dari hasil rekapitulasi monitoring lapangan pada kedua objek vital tersebut, rincian situasi diuraikan sebagai berikut:

1. SPBU Dengan Nomor Registrasi 23.306.23 – Berlokasi di Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan

  • Dinamika Antrean: Berdasarkan pemantauan visual, panjang antrean kendaraan bermotor yang sedang mengantre untuk melakukan pengisian BBM terpantau berada pada kisaran jarak sekitar 60 meter.
  • Kondisi Teritorial: Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar area operasional SPBU dipastikan berada dalam keadaan yang aman, tertib, dan sepenuhnya kondusif.
  • Waktu Operasional: SPBU ini melayani pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan jam operasional yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga berakhir pada pukul 24.00 WIB.
  • Ketersediaan Pasokan Bahan Bakar: Stok BBM di dalam tangki pendam dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat mencukupi, dengan rincian volume real-time: Bio Solar sebanyak 19.474 liter, Pertalite sebanyak 16.624 liter, Pertamax sebanyak 12.308 liter, Dexlite sebanyak 4.060 liter, Pertamina Dex sebanyak 350 liter, serta Pertamax Turbo yang mencatatkan angka 3.801 liter.

2. SPBU Dengan Nomor Registrasi 24.306.184 – Berlokasi di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan

  • Dinamika Antrean: Panjang antrean barisan kendaraan di lokasi ini terpantau relatif lebih pendek dan lancar, yakni hanya berkisar pada jarak sekitar 15 meter.
  • Kondisi Teritorial: Stabilitas kamtibmas serta kelancaran aktivitas di dalam area pengisian berada dalam status aman serta kondusif.
  • Waktu Operasional: Jam kerja pelayanan pengisian bahan bakar di lokasi ini dijadwalkan secara rutin dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga ditutup pada pukul 22.00 WIB.
  • Ketersediaan Pasokan Bahan Bakar: Untuk pasokan jenis Solar dilaporkan saat peninjauan sedang berada dalam status kosong. Namun, ketersediaan jenis bahan bakar lainnya dipastikan aman dengan rincian volume: Pertalite sebanyak 26 Kilo Liter (KL), Pertamax sebanyak 3 Kilo Liter (KL), Dexlite sebanyak 11 Kilo Liter (KL), Pertamina Dex sebanyak 4 Kilo Liter (KL), serta Pertamax Turbo sebanyak 7 Kilo Liter (KL).

Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., memberikan konfirmasi resmi mengenai esensi operasional bahwa penyelenggaraan patroli rutin dan monitoring berkala ini merupakan sebuah langkah mitigasi dini yang mutlak dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan volume kendaraan bermotor yang berlebihan, yang mana jika dibiarkan berpotensi memicu kemacetan parah di sepanjang akses jalan utama yang berada di sekitar area keluar-masuk SPBU.

“Kehadiran personel kami di lapangan utamanya adalah untuk memastikan bahwa proses distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar, adil, dan tanpa hambatan. Monitoring ini juga difungsikan sebagai langkah antisipasi komprehensif terhadap munculnya antrean panjang yang berisiko mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jalur-jalur utama di wilayah Pemulutan,” urai AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., dalam keterangan resminya.

Selama seluruh rangkaian kegiatan monitoring tersebut berlangsung, jajaran petugas di lapangan melaporkan tidak ditemukannya segala bentuk indikasi gangguan kamtibmas maupun tindakan spekulatif yang melanggar hukum. Arus pergerakan kendaraan bermotor secara umum terpantau tetap mengalir dengan lancar, dan masyarakat pengguna jalan dapat melakukan pengisian bahan bakar secara tertib dan teratur.

Sebagai langkah keberlanjutan, Polsek Pemulutan menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan dan meningkatkan intensitas pemantauan secara berkala ke depan. Fokus pengawasan akan diarahkan pada jam-jam rawan terjadinya lonjakan antrean, demi menjaga kenyamanan, keselamatan, serta ketenteraman masyarakat luas dan para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.