<!-- wp:paragraph -->Suhu Menyengat 33°C, Tim Gabungan Polsek Tanjung Raja Gencarkan Patroli dan Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan<!-- /wp:paragraph -->

OGAN ILIR – Guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, Polsek Tanjung Raja memperketat pengawasan di sejumlah area rawan. Salah satunya melalui aksi nyata patroli terpadu yang dilangsungkan pada Rabu, 30 September 2026 siang.Agenda rutin ini dilaporkan langsung oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si.
Pengawasan lapangan kali ini dipercayakan kepada tiga personel, yakni Bripka Bobby Hartonto, Briptu Andi Ow, dan Bripda Rifky Rahmat Febrian. Petugas menyisir area semak belukar berstatus Lahan APL (Area Penggunaan Lain) di titik koordinat -3°,21’13,152″ S, 104.45’43,656″E. Kawasan ini masuk radar prioritas karena memiliki tingkat potensi kebakaran menengah dan kerap menjadi lokasi aktivitas bercocok tanam warga setempat.
Saat pemantauan berlangsung pada pukul 13.50 WIB, kondisi cuaca di Kecamatan Tanjung Raja dilaporkan sangat terik dengan suhu udara menyentuh angka 33°C. Berkat respons cepat dan penelusuran yang detail, tim memastikan indikasi titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran di seluruh wilayah hukum Polsek Tanjung Raja dalam kondisi nihil.

Di samping melakukan peninjauan fisik, korps baju cokelat ini juga mengedepankan komunikasi persuasif ke desa-desa. Petugas membagikan serta mensosialisasikan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan terkait sanksi tegas bagi pelaku pembukaan lahan dengan metode pembakaran.
Pihak Polsek turut merangkul kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk memperkuat barisan penanggulangan karhutla sejak dini. Hingga personel kembali ke markas, situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Tanjung Raja dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif.



