Sinergi 3 Pilar di Indralaya Patroli Karhutla Sisir Desa Parit dan Tanjung Pule

OGAN ILIR – Polres Ogan Ilir melalui Polsek Indralaya terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bersama unsur tiga pilar dan masyarakat, patroli Karhutla digelar di wilayah rawan, Selasa 27 Oktober 2026.Patroli dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai. Dua desa menjadi sasaran, yakni Desa Parit dan Desa Tanjung Pule, Kecamatan Indralaya.

Kegiatan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Polsek Indralaya, Bhabinsa Koramil Indralaya, kepala desa dan perangkatnya, BPBD Ogan Ilir, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) di masing-masing desa, serta Tim Karhutla Polsek Indralaya.Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, terutama saat cuaca cerah yang membuat lahan mudah terbakar.Di lapangan, tim gabungan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan edukasi. Warga diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diajak untuk peduli lingkungan dan cepat melapor jika menemukan titik api di sekitar permukiman atau kebun.Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H. menegaskan, pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas.

Menurutnya, patroli langsung ke desa merupakan cara efektif untuk membangun kesadaran warga agar ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang bisa meluas.Ia juga menekankan pentingnya koordinasi solid antara Polri, TNI, pemerintah desa, BPBD, Manggala Agni, MPA dan seluruh masyarakat agar dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas warga bisa ditekan seminimal mungkin.

Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan titik api. Diharapkan melalui kegiatan rutin ini, kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin tinggi.