Menuju Indonesia Emas 2045, Personel Polsek Indralaya Dampingi Petani Jagung Talang Aur


Menuju Indonesia Emas 2045, Personel Polsek Indralaya Dampingi Petani Jagung Talang Aur

OGAN ILIR – Akselerasi program swasembada pangan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif semua elemen. Menjawab tantangan tersebut, Polsek Indralaya, Polres Ogan Ilir, turun langsung ke area persawahan guna menyukseskan program kedaulatan pangan nasional berbasis kemitraan masyarakat pedesaan pada Sabtu (3/10/2026).

Langkah nyata di sektor agraris ini diwujudkan dalam bentuk peninjauan berkala ke area perkebunan jagung pipil yang terletak di kawasan Desa Talang Aur, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Agenda lapangan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini dipimpin secara langsung oleh Kapolsek Indralaya Iptu Rangga Saputra, S.H., M.H., dengan didampingi unit Bhabinkamtibmas yang bertindak sebagai motor penggerak ketahanan pangan daerah.

Gerakan taktis ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas resmi dari Kapolres Ogan Ilir. Tujuannya adalah memberikan kontribusi konkret dari korps kepolisian dalam menyokong fondasi pangan nasional menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Kapolsek Indralaya Iptu Rangga Saputra, S.H., M.H., menerangkan bahwa kehadiran Polri di lahan-lahan produktif bukan sekadar untuk fungsi pengawasan formal, melainkan membawa misi pendampingan intensif bagi kesejahteraan para petani lokal.

“Kami ingin memastikan pemanfaatan lahan tanaman jagung pipil di Desa Talang Aur ini berjalan maksimal. Melalui pendampingan yang konsisten dari Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, kami berharap produktivitas hasil panen meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ungkap Iptu Rangga.

Di sela-sela pengecekan kondisi tanaman, rombongan Polsek Indralaya menyempatkan diri untuk berdialog santai dan bertukar pikiran dengan warga serta kelompok tani setempat. Silaturahmi interaktif ini menjadi sarana komunikasi dua arah bagi aparat untuk mendengarkan langsung kendala masa tanam yang dihadapi di lapangan, sekaligus memberikan motivasi moral agar gairah bertani masyarakat terus terjaga.

Melalui integrasi kerja sama yang harmonis antara jajaran kepolisian dan komunitas petani, program ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi pilar utama penopang ekonomi harian masyarakat. Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian monitoring di wilayah Desa Talang Aur dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan ditutup dalam situasi yang sangat kondusif.