Mengukuhkan Sinergitas Lintas Sektoral: Tiga Pilar Forkopimca Muara Kuang Turun Gunung Gencarkan Pengamanan Karhutla

Ogan Ilir – Kekompakan dalam merawat kelestarian ekosistem lingkungan serta melindungi kawasan dari ancaman bahaya bencana kebakaran terus diwujudkan melalui aksi kolaboratif di tingkat basis. Jajaran pimpinan di tingkat kecamatan yang tergabung dalam forum koordinasi pimpinan kecamatan menghelat agenda patroli terpadu pengawasan kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan dokumen arsip pelaporan resmi kedinasan kesatuan, pelaksanaan misi penjagaan teritorial tersebut dilangsungkan pada penghujung pekan, tepatnya hari Jumat, tanggal 2 Oktober 2026. Pergerakan tim gabungan mulai dikerahkan sejak pukul 14.00 WIB siang hari hingga seluruh rangkaian tugas dinyatakan tuntas, dengan memusatkan wilayah sasaran di kawasan teritorial Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.
Berdasarkan lembar rekapitulasi data operasional di lapangan, komposisi kekuatan regu yang mengawal jalannya misi pencegahan ini melibatkan sinergi lintas institusi, yang meliputi:
- Pejabat pimpinan tertinggi wilayah tingkat kecamatan selaku Camat Muara Kuang.
- Pimpinan kesatuan sektor kepolisian setempat selaku Kapolsek Muara Kuang.
- Unsur aparat komando kewilayahan dari Koramil Muara Kuang.
- Jajaran aparatur perangkat pemerintahan tingkat kecamatan.
- Kelompok relawan peduli lingkungan dari Masyarakat Peduli Api (MPA).
- Serta segenap warga masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan lahan rentan.
Di sela-sela kegiatan penyisiran wilayah, unit patroli gabungan pimpinan tiga pilar tersebut turut mengintensifkan berbagai pendekatan dialogis serta edukatif kepada masyarakat, mencakup:
- Pelaksanaan kunjungan sambang kampung serta penyampaian imbauan persuasif secara langsung oleh pimpinan kepolisian sektor agar warga menghindari segala bentuk pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar.
- Mengajak seluruh warga untuk senantiasa bergandengan tangan menjaga kelestarian lingkungan sekitar serta segera memberikan informasi kepada aparat berwenang apabila mendapati adanya kemunculan titik api.
- Menanamkan pemahaman mendalam serta edukasi komprehensif mengenai bahaya serta dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan bagi kehidupan bersama.
- Memperkokoh jalinan kerja sama serta koordinasi yang harmonis antara institusi kepolisian, tentara nasional, pemerintah kecamatan, badan penanggulangan bencana, dan elemen masyarakat dalam membentengi wilayah.



