Antisipasi Kebakaran Lahan di Pemulutan, Petugas Gabungan Perketat Pengawasan Zona Rentan


Antisipasi Kebakaran Lahan di Pemulutan, Petugas Gabungan Perketat Pengawasan Zona Rentan

OGAN ILIR – Langkah mitigasi guna membentengi wilayah dari bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diintensifkan oleh aparat kepolisian sektor Pemulutan. Mengandalkan keterpaduan tiga pilar, tim lintas instansi bergerak menyisir sejumlah titik rawan sekaligus berdialog dengan masyarakat pada Sabtu (3/10/2026).

Operasi kesiapsiagaan ini dikomandoi langsung oleh Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. Di lapangan, pergerakan personel Polsek Pemulutan disokong penuh oleh personel BKO Polda Sumsel, regu Manggala Agni, serta kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).

Menurut AKP Nugrah Angga Oktari, kolaborasi aktif ini dirancang untuk mempercepat deteksi dini potensi titik panas di wilayah hukumnya. Pengawasan ketat pada akhir pekan tersebut difokuskan pada hamparan lahan terbuka yang berada di wilayah Desa Pegayut dan Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.

Tidak sekadar memantau kondisi fisik area hijau, satgas gabungan juga melakukan pendekatan edukatif secara langsung kepada para petani setempat. Warga diingatkan secara humanis mengenai dampak fatal jika melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kelalaian dalam mengontrol api di ruang terbuka dapat memicu kebakaran masif yang merusak ekosistem, mengotori kualitas udara, serta menghambat perputaran ekonomi warga.

Penebalan pengawasan ini sengaja dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi cuaca terik akhir-akhir ini. Suhu udara yang panas membuat semak belukar cepat mengering sehingga menjadi sangat sensitif terhadap percikan api.

Hingga patroli gabungan tersebut rampung pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, situasi di kedua desa sasaran dilaporkan berada dalam status aman terkendali tanpa adanya indikasi pembakaran ilegal maupun kemunculan titik api.