POLSEK TANJUNG RAJA PANEN JAGUNG PIPIL DI DESA BELANTI, DUKUNG KETAHAN PANGAN NASIONAL

OGAN ILIR, — Wujudkan program ketahanan pangan, Polsek Tanjung Raja melalui Polisi Penggerak Ketahanan Pangan melaksanakan monitoring sekaligus panen jagung pipil di lahan pekarangan bergizi, Selasa 8 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, mulai pukul 10.30 WIB. Monitoring dan panen jagung pipil di lahan pekarangan bergizi milik masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.Lahan ketahanan pangan Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.Selasa, 8 September 2026 pukul 10.30 WIB sampai selesai.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, SH.,M.Si_ bersama Wakapolsek, Kanit Bimas, dan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan yaitu Bhabinkamtibmas Desa Belanti. Turut hadir juga perwakilan Gapoktan dan masyarakat setempat.Menindaklanjuti dukungan Polri dalam program ketahanan pangan.

Tujuannya untuk mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.Selain melakukan panen jagung pipil, personel Polsek Tanjung Raja juga bersilaturahmi dengan masyarakat dan anggota Gapoktan.

Dalam kesempatan itu disampaikan edukasi agar masyarakat terus memanfaatkan lahan pekarangan untuk tanaman pangan bergizi guna mencukupi kebutuhan keluarga dan meningkatkan ekonomi.Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, SH.,M.Si menyampaikan bahwa Polri siap menjadi penggerak di tengah masyarakat.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir mendukung program pemerintah. Panen jagung ini bukti nyata Polsek Tanjung Raja ikut serta mensukseskan ketahanan pangan,” ujarnya.

Hasil panen jagung pipil ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain di wilayah Tanjung Raja untuk mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi.Polsek Tanjung Raja berkomitmen akan terus mendampingi dan memonitor kelompok tani dalam mengembangkan program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. (HMS OI)