Sinergi Tanggap Darurat: Polsek Indralaya Bersama Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla Seluas Belasan Hektare di Pulau Semambu

OGAN ILIR – Upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh aparat penegak hukum bersama unsur terkait di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Indralaya melaporkan keberhasilan operasi mitigasi serta pemadaman api yang melanda kawasan lahan mineral di wilayah hukum setempat.
Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan oleh Kapolsek Indralaya, IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H., kepada Kapolres Ogan Ilir, kegiatan penanganan darurat tersebut dipusatkan di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, dengan titik koordinat di lokasi kejadian pada posisi -3.184086, 104.694525.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, peristiwa kebakaran ini menghanguskan area lahan bervegetasi semak belukar di atas jenis tanah mineral dengan estimasi luas lahan yang terdampak mencapai kurang lebih 12 hektare. Menyadari potensi ancaman meluasnya kobaran api akibat kondisi cuaca dan vegetasi kering, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melaksanakan tindakan mitigasi serta pemadaman secara intensif terhitung mulai pukul 13.50 WIB hingga pukul 17.55 WIB.
Operasi pemadaman di lapangan terlaksana berkat kolaborasi lintas sektoral yang solid dan terkoordinasi dengan baik. Unsur pelaksana kegiatan melibatkan personel gabungan dari kepolisian (Polri), unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa, serta partisipasi aktif dari warga masyarakat setempat.
Dalam proses pemadaman di lapangan, tim satgas gabungan sempat menghadapi sejumlah tantangan, terutama karakteristik lokasi yang dipenuhi oleh vegetasi semak belukar. Kendati demikian, berkat kesigapan serta pemanfaatan sarana dan prasarana yang memadai—seperti penggunaan mobil Karhutla BKO Polda Sumsel, mobil tangki milik BPBD, mesin pompa air milik Manggala Agni dan MPA desa, serta dukungan peralatan dari warga—upaya pemadaman dapat dimaksimalkan secara manual hingga membuahkan hasil yang tuntas.
Berkat kerja keras serta sinergi yang solid di antara seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman berhasil diselesaikan secara total. Seluruh titik api di lokasi kejadian kini telah dipadamkan secara menyeluruh tanpa menyisakan kepulan asap putih sedikit pun, sehingga situasi di kawasan tersebut dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya.



