Sinergi Lintas Sektor Padamkan Titik Panas: Kapolsek Tanjung Raja Pimpin Operasi Karhutla di Desa Belanti

OGAN ILIR – Wujud nyata tanggung jawab moral serta kesiapsiagaan tanpa mengenal waktu dalam melindungi lingkungan dan wilayah dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dibuktikan melalui aksi penanganan darurat yang terpadu di lapangan. Menanggapi informasi penting terkait kemunculan titik panas (hotspot), jajaran Kepolisian Sektor Tanjung Raja bergerak sigap mendatangi sasaran sekaligus memimpin langsung pengecekan serta operasi pemadaman di Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan tugas pengawasan, pengecekan koordinat satelit, serta koordinasi taktis di lapangan yang menuntut ketahanan fisik serta strategi terarah ini dikomandoi secara langsung oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si, bersama jajaran personelnya. Berdasarkan laporan resmi yang diteruskan kepada pimpinan tertinggi, operasi penanganan titik panas yang terdeteksi pada koordinat satelit -3.353598935S, 104.75877681E ini melibatkan pengerahan kekuatan tim gabungan yang solid dan terpadu. Unsur pelaksana yang turun langsung berjibaku di tengah medan terdiri atas 3 personel kepolisian dari unsur Polri, didukung oleh 1 personel dari TNI, 2 personel dari BPBD, serta melibatkan 2 orang warga atau unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat, sementara dari unsur pemadam kebakaran tidak mengerahkan personel.
Karakteristik Lahan dan Proses Pemadaman
Setibanya di wilayah target yang terletak di Desa Belanti tersebut, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek langsung bergerak sigap melakukan pemeriksaan lapangan guna menilai skala luas serta kondisi vegetasi secara menyeluruh. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi kejadian, teridentifikasi bahwa total keseluruhan area lahan yang menjadi sasaran pengecekan serta mengalami dampak kebakaran mencapai lebih kurang 500 meter.
Adapun karakteristik vegetasi yang mendominasi di area tersebut berupa lahan semak berlukar. Sementara itu, terkait dengan status kepemilikan lahan di lokasi kejadian, identitas pemilik masih dalam proses penyelidikan (lidik) dengan batas-batas lokasi yang berada di wilayah administratif Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir. Berkat kesiapan serta kerja sama yang solid antara aparat kepolisian, unsur TNI, BPBD, dan warga masyarakat, proses pemadaman dilakukan secara intensif hingga situasi dapat dikendalikan.
Berdasarkan hasil pemantauan terakhir di lapangan, tepat pada sekira pukul 23.00 WIB, kobaran api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kendati demikian, guna memastikan keamanan secara menyeluruh, seluruh personel yang terlibat masih tetap siaga (standby) di lokasi.
Kesiapsiagaan Lanjutan dan Situasi Kondusif
Selepas memastikan seluruh titik panas telah teratasi dan kondisi di lokasi kejadian sudah aman, tim gabungan memastikan situasi di lapangan telah sepenuhnya terkendali. Berdasarkan catatan laporan operasional yang disampaikan kepada pimpinan, rangkaian kegiatan pengecekan dan pemadaman di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja ini tuntas tanpa adanya kendala yang menghambat jalannya tugas.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan lingkungan dari potensi ancaman bencana serupa di masa mendatang, jajaran kepolisian sektor terus meningkatkan koordinasi intensif bersama warga serta berbagai stakeholder terkait. Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tanjung Raja pasca-operasi pengecekan dilaporkan dalam keadaan yang aman dan kondusif.



