Safari Jumat Polsek Tanjung Batu Ruang Tatap Muka Guna Bentengi Desa dari Ancaman Peredaran Narkoba

OGAN ILIR – Upaya memperkuat jalinan silaturahmi serta memperpendek jarak birokrasi antara aparat penegak hukum dengan masyarakat terus digalakkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Batu. Langkah humanis ini diwujudkan melalui kegiatan keagamaan terpadu bertajuk Safari Jumat atau Jumat Keliling yang dilaksanakan pada Jumat siang 7/8/2026 bertempat di Masjid Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Pelaksanaan agenda kunjungan kerja sekaligus ibadah bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P. Utomo, dengan didampingi oleh jajaran Kanit serta sejumlah personel Polsek Tanjung Batu. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah-tengah jamaah ini disambut hangat oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga Desa Burai yang memadati rumah ibadah tersebut.

Program Jumat Keliling ini didesain secara khusus bukan hanya sebagai pemenuhan kewajiban ibadah semata, melainkan sebagai ruang temu langsung dan sarana komunikasi dua arah antara polri dan masyarakat di tingkat akar rumput. Usai melaksanakan salat Jumat berjamaah, Kapolsek Tanjung Batu bersama anggotanya memanfaatkan momentum berharga tersebut untuk berdialog santai sekaligus menyampaikan empat poin himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang krusial.

Poin pertama, AKP Suparna P. Utomo mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Burai untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam merawat situasi Kamtibmas agar tetap aman, tertib, damai, dan kondusif di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Poin kedua yang menjadi sorotan penting kepolisian di tengah cuaca panas saat ini adalah mengenai mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pihak Polsek mengingatkan dengan sangat tegas agar masyarakat tidak sekali-kali melakukan pembukaan atau pembersihan lahan pertanian dengan cara dibakar, demi menghindari sanksi hukum dan kerugian ekologis.

Selanjutnya pada poin ketiga, Kapolsek Tanjung Batu memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya laten penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Warga diajak untuk memagari keluarga mereka dari barang haram tersebut serta diimbau berani melapor jika mengendus adanya indikasi transaksi narkotika di sekitar tempat tinggal. Terakhir pada poin keempat, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian sosial melalui pengaktifan sistem keamanan lingkungan serta segera melakukan koordinasi cepat dengan Polsek Tanjung Batu jika mendapati potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P. Utomo menjelaskan bahwa agenda Safari Jumat ini merupakan pilar penting dalam penerapan pemolisian masyarakat yang mengedepankan tindakan preventif dan persuasif.

“Kegiatan Safari Jumat atau Jumat Keliling yang kami laksanakan di Desa Burai hari ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa polisi selalu hadir dan siap mendengarkan. Masjid adalah tempat yang sangat sejuk untuk saling bertukar pikiran dan menyampaikan edukasi Kamtibmas. Kami berharap lewat dialog langsung pasca-ibadah ini, sinergi antara Polsek Tanjung Raja dan warga Burai semakin kokoh, terutama dalam menjaga kewaspadaan terhadap bahaya Karhutla dan ancaman narkoba yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan desa,” jelas AKP Suparna P. Utomo.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan keagamaan, dialog interaktif, dan penyampaian maklumat Kamtibmas tersebut berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, serta penuh rasa kekeluargaan. Melalui program konsisten seperti ini, diharapkan kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat sehingga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tanjung Batu terus terjaga dengan optimal.