Operasi Penanganan Darurat Karhutla: Jajaran Polsek Indralaya Bersama Tim Gabungan Jinakkan Titik Api di Desa Pulau Semambu

OGAN ILIR – Upaya penanggulangan ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengawasan titik panas (hotspot) kembali digalakkan melalui aksi terpadu di wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir. Aparat kepolisian bersama instansi lintas sektoral serta unsur masyarakat bergerak cepat turun langsung ke lapangan guna melaksanakan operasi mitigasi serta pemadaman di area rawan.
Berdasarkan laporan kedinasan resmi yang diteruskan secara berjenjang kepada pimpinan tingkat resor, rangkaian kegiatan penanganan darurat tersebut dilangsungkan pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Tim gabungan memfokuskan pengawasan dan aksi pemadaman di lapangan sejak pukul 11.00 WIB siang hingga seluruh tahapan operasi berhasil dituntaskan pada pukul 17.00 WIB sore.
Rincian Lokasi serta Kondisi Wilayah Terdampak
Operasi pemadaman dan pengecekan dipusatkan pada kawasan Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dengan titik koordinat teridentifikasi pada -3,1639027, 104,6846927. Berdasarkan hasil pendataan terperinci yang dihimpun oleh petugas dari lapangan, berikut adalah gambaran situasi wilayah yang terbakar:
- Estimasi Total Luas Lahan Terbakar: Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan tersebut tercatat mencakup keseluruhan area kurang lebih seluas 4 hektar.
- Cakupan Areal yang Dipadamkan: Dari total keseluruhan wilayah yang tersiram api, tim gabungan secara aktif berhasil menjangkau serta memadamkan luasan lahan mencapai kurang lebih 1 hektar.
- Asal-Usul Sumber Api: Sampai dengan laporan resmi ini diterbitkan, faktor pemicu maupun sumber utama kemunculan api masih belum diketahui secara pasti.
- Kondisi Terkini di Lapangan: Saat ini kobaran api dipastikan telah berhasil dipadamkan secara total oleh petugas, dengan kondisi akhir di lokasi yang hanya menyisakan kepulan asap tipis.
Sinergi Satuan Tugas dan Penanganan Kendala Lapangan
Keberhasilan mengendalikan situasi darurat ini tidak terlepas dari kesigapan serta pelaksanaan tugas pengamanan yang terarah melalui kerja sama yang solid di antara berbagai unsur pemangku kepentingan. Adapun elemen satuan tugas yang terlibat langsung dalam operasi penanggulangan ini meliputi:
- Jajaran POLRI yang mengerahkan personel gabungan dari Posko Karhutla Rambutan serta Posko Karhutla Polsek Indralaya.
- Unsur pendukung dari BPBD Kabupaten Ogan Ilir.
- Jajaran personel TNI.
- Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Desa Pulau Semambu.
Di tengah pelaksanaan tugas penanggulangan, tim gabungan sempat menghadapi tantangan geografis berupa letak titik api yang berada di bagian tengah dan berjarak cukup jauh dari ketersediaan sumber air. Kendati demikian, berkat langkah taktis yang dikerahkan, hambatan tersebut berhasil diatasi melalui pengerahan armada kendaraan tangki milik BPBD Ogan Ilir yang dipadukan secara optimal dengan penggunaan sarana mesin pompa air milik MPA Desa Pulau Semambu hingga api berhasil dikuasai sepenuhnya menjelang sore hari pukul 17.00 WIB.
Seluruh rangkaian laporan kegiatan kedinasan ini disampaikan secara transparan oleh Kapolsek Indralaya, IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H., sebagai wujud pertanggungjawaban pelaksanaan tugas di wilayah hukumnya sekaligus memohon petunjuk dan arahan lanjutan dari pimpinan. Pihak kepolisian sektor setempat bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli serta memantau perkembangan situasi pasca-pemadaman guna mengantisipasi potensi kemunculan titik api susulan.



