Menyusuri Jalan Setapak di Belakang Kebun: Aksi Sigap Tim Gabungan Polsek Muara Kuang Padamkan Karhutla Seri Kembang

OGAN ILIR – Respons cepat dan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan secara nyata oleh jajaran aparat penegak hukum di wilayah pedesaan. Guna menindaklanjuti laporan kemunculan titik panas (hotspot) yang terpantau sistem, jajaran Kepolisian Sektor Muara Kuang bergerak sigap melaksanakan agenda pengecekan serta penanganan darurat ke lapangan yang berlokasi di Desa Seri Kembang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, pada Minggu, 29 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Pelaksanaan tugas peninjauan dan mitigasi lapangan tersebut digerakkan langsung oleh personel kepolisian bersama instansi terkait. Berdasarkan laporan resmi dari Polsek Muara Kuang, operasi pengecekan titik panas pada koordinat -3,6339740, 104,5934210 ini melibatkan kekuatan tim gabungan yang solid dan terkoordinasi. Unsur pelaksana di lapangan terdiri atas 3 personel Polri yakni Aipda A. Fadliansyah, Bripka Jon Sutrisno, dan Brigadir Nyoto Darmoko, yang didukung pula oleh 1 personel dari unsur TNI serta 2 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Medan Terjal dan Keterbatasan Sarana Air

Setibanya di wilayah sasaran yang terletak persis di bagian belakang area perkebunan warga, tim gabungan langsung dihadapkan pada hambatan geografis yang cukup menguji fisik. Letak titik panas yang tersembunyi di balik kebun penduduk mengharuskan para petugas untuk berjalan kaki menyusuri jalur darat demi mencapai pusat lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman seadanya.

Berdasarkan hasil pengecekan langsung (groundcheck) di lapangan, teridentifikasi bahwa jenis lahan yang terdampak merupakan hamparan ilalang kering yang tertumpuk, sehingga memicu penjalaran api dengan cepat ke arah semak-semak serta pepohonan kering di sekitarnya. Luas keseluruhan area lahan yang dilaporkan terbakar mencapai kurang lebih 0,5 hektar, sementara status kepemilikan lahan tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam (lidik).

Kendati dihadapkan pada kendala teknis yang cukup berat—terutama jauhnya sumber air dan ketiadaan akses jalur kendaraan untuk memasok pasokan air—tim gabungan tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan melakukan pemadaman darat secara manual menggunakan alat seadanya. Berkat kesigapan serta kerja keras petugas, saat tim tiba di titik sasaran, kobaran api terpantau sudah padam secara keseluruhan dan kepulan asap sudah tidak terlihat lagi di udara.

Penyisiran Teliti dan Edukasi Hukum bagi Warga

Selepas memastikan situasi di titik pusat kebakaran benar-benar steril dan aman, tim gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Para petugas melanjutkan langkah taktis dengan menyisir kawasan sekitar guna memantau kemungkinan adanya aktivitas mencurigakan di dekat lahan yang terbakar, sekaligus mencari petunjuk tambahan terkait penyebab awal kebakaran.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang guna mencegah terulangnya kejadian serupa, personel Polsek Muara Kuang juga aktif berkoordinasi dengan Kepala Desa Seri Kembang untuk menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat setempat. Edukasi preventif tersebut menekankan larangan keras melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar, disertai pengingat tegas mengenai adanya ancaman sanksi pidana bagi para pelaku karhutla. Berkat langkah proaktif ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Muara Kuang hingga saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.