Menyapa Umat Merajut Keamanan: Kapolsek Tanjung Raja Gelar Jumat Religi di Masjid Nurul Islah Sekaligus Tebar Imbauan Kamtibmas

OGAN ILIR – Upaya mempererat hubungan emosional serta membangun kedekatan kultural antara jajaran kepolisian dan elemen masyarakat terus digelorakan secara berkesinambungan di wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir. Bertempat di kawasan teritorial Desa Skonjing, Kecamatan Tanjung Raja, kegiatan keagamaan sekaligus pengamanan terpadu bertajuk “Jumat Religi” secara resmi dilangsungkan pada hari Jumat, 13 Agustus 2026, tepatnya dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, dengan berpusat di Masjid Nurul Islah.

Pelaksanaan ibadah shalat Jumat berjemaah serta kegiatan tatap muka kemasyarakatan ini dikomandoi secara langsung oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Praguna, S.H., M.Si. Dalam menjalankan agenda lapangan tersebut, beliau didampingi secara penuh oleh jajaran perwira serta bintara pembina kamtibmas, yang meliputi Wakapolsek Iptu Adriansyah Mulyadi, S.H., Kasium Aipda Yansah, S.E.I., serta Bhabinkamtibmas Desa Skonjing, Aiptu Fathoni. Kehadiran para pimpinan kepolisian sektor ini memberikan warna tersendiri serta disambut antusias oleh para pengurus masjid dan segenap jemaah.

Tepat seusai pelaksanaan ibadah shalat Jumat, momentum kebersamaan tersebut digunakan oleh Kapolsek untuk memperkenalkan diri secara langsung di hadapan para jemaah sekaligus menyampaikan beragam pesan krusial terkait harkamtibmas. Beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Skonjing untuk senantiasa bahu-membahu bersama aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan agar senantiasa berada dalam situasi yang kondusif.

Lebih lanjut, Kapolsek juga memberikan pencerahan hukum yang edukatif kepada masyarakat mengenai cara menyikapi dan menyelesaikan sebuah permasalahan sosial. Ditegaskan bahwa tidak semua persoalan warga harus diselesaikan melalui jalur peradilan formal yang kaku. Terdapat mekanisme penyelesaian alternatif yang humanis melalui jalur Problem Solving serta pendekatan Restorative Justice guna meredam konflik secara kekeluargaan dan musyawarah mufakat.

Di samping pemaparan terkait resolusi konflik, Kapolsek secara tegas kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi larangan keras terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar guna mencegah ancaman Karhutla. Warga juga diimbau agar tidak ragu untuk segera berkoordinasi serta melapor kepada Bhabinkamtibmas atau aparat kepolisian terdekat apabila mendapati adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Menariknya, dalam rangkaian peribadatan tersebut, peran mulia sebagai khotib yang menyampaikan khutbah Jumat di hadapan jemaah dijalankan langsung oleh Kasium Polsek Tanjung Raja, Aipda Yansah, S.E.I. Sementara itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan secara menyeluruh di luar ruang ibadah, Unit Patroli Sabhara dan Tim Opsnal Unit Reskrim disiagakan secara khusus untuk melaksanakan patroli mobile di berbagai titik rawan di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Praguna, S.H., M.Si., memberikan keterangan resmi yang merangkum esensi dan filosofi di balik pelaksanaan program keagamaan yang digagas institusinya.

“Kegiatan Jumat Religi ini untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kami hadir bukan hanya mengamankan, tapi juga mendengar dan menyampaikan imbauan,” ujar AKP Sondi Praguna.

Seluruh rangkaian agenda Jumat Religi di Masjid Nurul Islah tersebut dapat terlaksana dengan penuh khidmat tanpa menemui hambatan yang berarti. Hingga seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai sepenuhnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Skonjing beserta wilayah sekitarnya terpantau tetap aman, tertib, dan sangat kondusif.