Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna Puji Aksi Tanggap Warga dan MPA Bantu Pemadaman Api

OGAN ILIR – Komitmen dan kesiapsiagaan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Raja dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau kembali dibuktikan lewat tindakan nyata di lapangan. Respons cepat tim gabungan berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan semak belukar di kawasan Kelurahan Tanjung Raja Timur, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Jumat sore 7/8/2026.
Operasi tanggap darurat dan pengecekan titik panas (hotspot) ini berjalan di bawah komando dan pengawasan langsung dari Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si. Guna memastikan penanganan berjalan efektif dan tidak meluas, kepolisian segera mengerahkan kekuatan penuh berkolaborasi dengan instansi penanggulangan bencana daerah serta elemen masyarakat setempat.
Kekuatan personel gabungan yang diterjunkan di lokasi kebakaran terdiri dari 4 personel Polsek Tanjung Raja, 6 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, serta dibantu secara proaktif oleh 5 orang warga lokal yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).
Berdasarkan pemetaan di lapangan, titik api terpantau berada pada koordinat 3⁰21’29”S 104⁰45’50”E dengan jenis vegetasi berupa lahan semak-semak kering yang mudah terbakar. Embusan angin sore yang cukup kencang sempat membuat api menjalar dengan cepat, hingga menghanguskan luasan lahan diperkirakan mencapai lebih kurang 0,5 hektare. Terkait kepemilikan lahan yang terbakar tersebut, saat ini statusnya masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan (lidik) mendalam.
Berkat dedikasi, kekompakan, dan kerja keras seluruh unsur di lapangan yang berjibaku menyemprotkan air ke titik-titik krusial, sekira pukul 17.50 WIB tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan nyala api utama secara total. Kendati api sudah berhasil dijinakkan dalam kurun waktu sekitar 50 menit, lokasi tersebut masih menyisakan kepulan asap bekas pemadaman akibat bara yang tertinggal di bawah permukaan tanah kering.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si. menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari sistem mitigasi dini yang dipersiapkan jajarannya untuk meminimalkan dampak polusi asap merugikan bagi masyarakat.
“Pengecekan hotspot dan upaya pemadaman yang kami laksanakan sore ini adalah wujud nyata dari komitmen menjaga wilayah hukum Polsek Tanjung Raja dari ancaman Karhutla. Berkat sinergi yang solid antara personel Polri, rekan-rekan Damkar, BPBD, serta peran aktif dari warga sekitar, api berhasil kita lokalisir dengan cepat sebelum merembet ke area yang lebih luas. Hingga saat ini, seluruh personel yang terlibat masih tetap standby siaga di sekitar lokasi kebakaran guna memantau perkembangan situasi dan memastikan tidak ada titik api susulan yang muncul kembali,” terang AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si.
Hingga laporan resmi penanggulangan ini selesai disusun, situasi di sekitar wilayah Kelurahan Tanjung Raja Timur dinyatakan telah berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali. Melalui kerja sama lintas sektor ini, Polsek Tanjung Raja berkomitmen untuk terus memperketat patroli jam rawan demi mewujudkan Ogan Ilir yang bebas dari bencana kabut asap.



