Gerak Tanggap di Perkebunan Cinta Manis: Kapolsek Tanjung Batu Kerahkan 5 Unit Damkar Padamkan Titik Panas di Desa Burai

OGAN ILIR – Komitmen tanpa henti serta kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan wilayah dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali diwujudkan melalui operasi peninjauan dan penanganan cepat di lapangan. Menindaklanjuti informasi krusial terkait kemunculan titik panas (hotspot), jajaran Kepolisian Sektor Tanjung Batu bergerak sigap mendatangi sasaran sekaligus memimpin langsung pengecekan serta penanganan darurat yang berlokasi di Area Perkebunan PTPN VII Cinta Manis Rayon 1, Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pelaksanaan tugas pengawasan, pengecekan koordinat satelit, serta koordinasi taktis di lapangan yang menuntut ketahanan fisik prima ini dikomandoi secara langsung oleh Kapolsek Tanjung Batu, AKP Suparna P. Utomo, bersama jajaran personelnya. Berdasarkan laporan resmi yang diteruskan kepada pimpinan tertinggi, operasi penanganan titik panas yang terdeteksi pada titik koordinat satelit 3,3104S 1045946E 212°SW ini melibatkan pengerahan kekuatan terpadu di tingkat kewilayahan. Unsur pelaksana yang turun langsung berjibaku di lokasi kejadian terdiri atas 4 personel kepolisian dari unsur Polri serta didukung secara masif oleh tim pemadam kebakaran perusahaan dengan mengerahkan 5 unit kendaraan PMK milik PTPN VII Cinta Manis.

Karakteristik Lahan dan Proses Pemadaman

Setibanya di wilayah target yang berada di kawasan perkebunan tersebut, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek langsung melakukan pemeriksaan lapangan guna menilai skala luas serta karakteristik medan secara menyeluruh. Berdasarkan hasil pengamatan visual dan pendataan di lokasi kejadian, teridentifikasi bahwa total keseluruhan area lahan yang menjadi sasaran pengecekan mencapai kurang lebih 30 hektar.

Adapun karakteristik vegetasi yang mendominasi di area tersebut berupa lahan tebu daduk atau bekas tebangan tebu yang berdiri di atas kontur jenis tanah dataran, dengan status kepemilikan lahan secara administratif berada di bawah pengelolaan PTPN VII Cinta Manis Rayon 1. Berkat kesiapan armada serta kerja sama yang solid antara aparat kepolisian dan tim pemadam kebakaran perusahaan, proses penyiraman air dilakukan secara intensif menggunakan 5 unit mobil PMK hingga kobaran api berhasil dijinakkan.

Berdasarkan hasil pemantauan terakhir di lapangan, titik api utama dilaporkan sudah dalam keadaan padam dan kini hanya menyisakan kepulan asap tipis. Kendati demikian, guna memastikan situasi benar-benar aman dari potensi kemunculan bara susulan, para anggota di lapangan masih terus melaksanakan patroli secara berkala di seputaran area perkebunan.

Kesiapsiagaan Lanjutan dan Situasi Kondusif

Selepas memastikan kondisi di titik peninjauan sudah terkendali dan kobaran api tidak lagi terlihat, tim gabungan tetap mempertahankan tingkat kewaspadaan operasional guna mengantisipasi segala kemungkinan perubahan situasi ke depan.

Sebagai langkah antisipasi berkesinambungan agar insiden serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih luas, jajaran Polsek Tanjung Batu terus mengintensifkan koordinasi dengan pihak pengelola perkebunan serta pemangku kepentingan terkait. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pengecekan dan penanganan titik panas di wilayah hukum Polsek Tanjung Batu ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.