Gerak Cepat Tim Gabungan: Kapolsek Tanjung Raja Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla 1,5 Hektar di Tanjung Raja Timur

OGAN ILIR – Komitmen total dalam menjaga keamanan lingkungan serta menanggulangi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dibuktikan secara nyata melalui operasi lapangan yang melibatkan multi-sektor. Menanggapi laporan kemunculan titik panas (hotspot) yang krusial, jajaran Kepolisian Sektor Tanjung Raja bergerak cepat mendatangi lokasi sasaran sekaligus memimpin langsung operasi pemadaman darurat yang bertempat di Kelurahan Tanjung Raja Timur, tepatnya di samping Kompleks Perumahan Griya Asri, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan tugas mitigasi bencana dan pemadaman di lapangan yang membutuhkan stamina tinggi serta koordinasi taktis secara langsung ini dikomandoi oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si, beserta jajaran personelnya. Berdasarkan laporan resmi yang diteruskan kepada pimpinan tertinggi, operasi penanganan titik panas yang terdeteksi pada koordinat -3.3538098S, 104.76248614E ini melibatkan pengerahan kekuatan tim terpadu berskala besar. Unsur gabungan yang turun langsung berjibaku di lokasi terdiri atas 7 personel Polri, 1 personel TNI, 4 personel Pemadam Kebakaran (PBK), 12 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, serta didukung pula oleh 8 personel perwakilan dari PT. Roesli Taher.
Karakteristik Lahan dan Proses Pemadaman
Setibanya di wilayah target yang berada di kawasan Tanjung Raja Timur, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek langsung bergerak sigap melakukan pemeriksaan lapangan (groundcheck) guna menilai skala serta arah pergerakan kobaran api. Berdasarkan hasil pengamatan visual secara langsung di lokasi kejadian, teridentifikasi bahwa jenis lahan yang mengalami kebakaran merupakan area semak belukar yang sangat mudah merambatkan api di tengah kondisi cuaca panas dan embusan angin.
Luas keseluruhan area lahan yang dilaporkan terdampak oleh amukan si jago merah dalam insiden tersebut mencapai kurang lebih 1,5 hektar. Sementara itu, untuk status kepemilikan dari bidang lahan yang mengalami kebakaran hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut (lidik) oleh pihak berwenang guna mengungkap pemicu awal kemunculan api di lokasi tersebut.
Kendati dihadapkan pada tantangan luasnya area yang terbakar serta hambatan asap di lapangan, kerja sama yang erat, padu, dan terkoordinasi antara aparat kepolisian, unsur TNI, BPBD, Pemadam Kebakaran, serta pihak perusahaan mampu mengatasi situasi dengan sangat efektif. Berkat kepemimpinan langsung di garis depan serta kerja keras seluruh anggota tim gabungan, pada sekira pukul 17.15 WIB, kobaran api dilaporkan telah berhasil dipadamkan secara menyeluruh.
Kesiapsiagaan Lanjutan dan Situasi Kondusif
Selepas memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan kondisi di lokasi kejadian sudah steril dari potensi kemunculan bara susulan, tim gabungan kembali ke posko masing-masing guna menjaga tingkat kesiapsiagaan operasional. Berdasarkan catatan laporan yang disampaikan kepada pimpinan, seluruh unsur yang terlibat tetap siaga (standby) untuk mengantisipasi segala kemungkinan perubahan cuaca ke depan.
Sebagai langkah antisipasi berkesinambungan agar insiden serupa tidak terulang kembali di wilayah permukiman maupun sekitarnya, jajaran Polsek Tanjung Raja terus mengintensifkan koordinasi lintas sektoral. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan penanganan darurat karhutla di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.



