Gerak Cepat Menghalau Bara: Sinergi Kuat Aparat dan Warga Padamkan Karhutla di Siring Alam

OGAN ILIR – Tanggung jawab moral serta kesiapsiagaan tinggi dalam mengantisipasi dan menanggulangi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dibuktikan secara konsisten oleh jajaran kepolisian di tingkat sektor. Guna menindaklanjuti informasi akurat terkait kemunculan titik panas (hotspot), jajaran Kepolisian Sektor Tanjung Raja bergerak cepat melaksanakan agenda pengecekan lapangan serta operasi penanganan darurat yang berlokasi di Desa Siring Alam, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan tugas peninjauan dan mitigasi lapangan tersebut dikomandoi langsung oleh pimpinan kepolisian sektor setempat. Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si, operasi pengecekan titik panas yang terdeteksi pada koordinat -3.1939138S, 104.4343878E ini melibatkan pengerahan kekuatan tim gabungan yang solid. Unsur pelaksana di lapangan terdiri atas 2 personel Polri, 2 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta didukung langsung oleh 3 orang warga atau anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat, sementara unsur TNI dan Pemadam Kebakaran dilaporkan nihil.
Karakteristik Lahan dan Tantangan Pemadaman
Setibanya di wilayah sasaran yang berada di Desa Siring Alam, tim gabungan langsung bergerak sigap melakukan peninjauan mendalam (groundcheck) untuk menilai situasi serta cakupan area yang terdampak kobaran api. Berdasarkan hasil pemeriksaan visual di lokasi kejadian, teridentifikasi bahwa jenis lahan yang terbakar merupakan area semak belukar yang sangat mudah merambatkan api.
Luas keseluruhan area lahan yang dilaporkan terdampak oleh amukan si jago merah tersebut mencapai kurang lebih 800 meter. Sementara itu, untuk status kepemilikan dari lahan yang mengalami kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut (lidik) oleh pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti awal mula munculnya api.
Kendati dihadapkan pada keterbatasan jumlah personel serta kondisi medan yang memerlukan kerja ekstra, sinergi yang terjalin antara aparat kepolisian, BPBD, dan warga masyarakat mampu mengatasi situasi secara efektif. Berkat kerja keras, kekompakan, serta langkah pemadaman yang terarah di lapangan, pada sekira pukul 13.00 WIB, kobaran api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan secara keseluruhan.
Siaga Lanjutan dan Situasi Kondusif
Selepas memastikan titik api benar-benar padam dan tidak ada lagi kepulan asap yang berpotensi memicu kobaran susulan, seluruh personel gabungan tetap mengambil langkah siaga. Berdasarkan catatan operasional yang dilaporkan kepada pimpinan, seluruh personel yang terlibat tetap standby di lokasi guna mengantisipasi segala kemungkinan. Selain itu, jajaran Polsek Tanjung Raja terus mengintensifkan koordinasi secara berkesinambungan dengan warga setempat serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan penanganan darurat karhutla di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.



