Garda Depan Mitigasi Karhutla: Tim Patroli Terpadu Polsek Muara Kuang Pantau Wilayah Rawan dan Edukasi Warga

OGAN ILIR – Langkah preventif serta pengawasan intensif dalam mengantisipasi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali diwujudkan secara konsisten oleh jajaran Kepolisian Sektor Muara Kuang di bawah naungan wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Sebagai wujud nyata kesiapsiagaan dalam menjaga kelestarian ekosistem lingkungan serta melindungi keselamatan masyarakat dari bahaya kerusakan alam dan dampak buruk kabut asap, aparat kepolisian sektor secara proaktif mengerahkan personelnya untuk melaksanakan patroli terpadu serta sambang wilayah secara berkala.
Pelaksanaan kegiatan operasional pencegahan karhutla tersebut dilangsungkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan laporan kondisi cuaca di teritori Kecamatan Muara Kuang pada pukul 11.00 WIB yang terpantau dalam keadaan cerah dan tingkat temperatur suhu udara mencapai 35°C. Laporan resmi terkait perkembangan situasi di lapangan, hasil pemantauan parameter wilayah, serta pelaksanaan tugas pencegahan ini disampaikan secara struktural oleh Kapolsek Muara Kuang, Ipda Harry Setiawan, S.H., M.H., langsung kepada Kapolres Ogan Ilir.
Parameter Wilayah Rawan dan Hasil Pemantauan Titik Hotspot
Berdasarkan data operasional serta hasil pengamatan langsung yang divalidasi oleh petugas di lapangan, rincian parameter wilayah serta informasi pemantauan mencakup beberapa poin berikut:
- Informasi Titik Panas (Hotspot): Berdasarkan hasil penyisiran dan pemantauan intensif di seluruh penjuru wilayah, status kemunculan titik panas terpantau nihil, dan tim patroli tidak mendapati adanya kejadian karhutla di wilayah hukum Polsek Muara Kuang.
- Wilayah Areal Rawan Karhutla:
- Titik Koordinat: Terdeteksi berada pada posisi
-3,58245, 104,58975,31,0m. - Jenis Vegetasi: Kawasan yang diawasi didominasi oleh pertumbuhan hutan serta area semak-semak.
- Kadar Air Bahan Bakar: Berada dalam tingkat kelembapan atau kadar air yang dinilai sedang.
- Struktur Jenis Tanah: Karakteristik wilayah tanah tersusun atas jenis tanah mineral.
- Aktivitas Masyarakat: Terpantau adanya aktivitas warga sekitar yang sedang berkebun.
- Status Hukum Lahan: Merupakan kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).
- Potensi Kebakaran: Dinilai memiliki tingkat potensi kerawanan yang sedang.
- Sumber Air Penunjang: Ketersediaan air di sekitar lokasi didukung oleh area rawa terdekat.
- Titik Koordinat: Terdeteksi berada pada posisi
Unsur Personil Pelaksana Patroli Terpadu
Dalam menjalankan tugas pengawasan dan pencegahan di wilayah rawan tersebut, kegiatan patroli terpadu digerakkan secara solid oleh unsur kesatuan fungsi kepolisian yang terdiri atas:
- Aiptu Asepri Yanta (Anggota Pelaksana Patroli)
- Aipda M. Rendy (Anggota Pelaksana Patroli)
- Bripda Wahyu (Anggota Pelaksana Patroli)
Langkah Preventif dan Himbauan Kamtibmas
Dalam menjalankan misi patroli terpadu tersebut, petugas piket SPK beserta jajaran piket fungsi kepolisian sektor melaksanakan serangkaian tindakan persuasif dan edukatif guna menekan potensi bencana, yang meliputi:
- Patroli dan Sambang Desa: Personel secara aktif menyambangi desa-desa yang diidentifikasi memiliki kerawanan tinggi guna mempererat jalinan komunikasi kamtibmas dengan warga setempat.
- Pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA): Mengajak dan mendorong partisipasi aktif Masyarakat Peduli Api agar siap berperan dalam pencegahan serta pengendalian potensi bahaya karhutla secara mandiri.
- Penyebaran Maklumat Kapolda: Melaksanakan sosialisasi secara masif dengan membagikan maklumat resmi Kapolda terkait larangan keras membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar.
- Edukasi dan Penyuluhan Hukum: Mengingatkan warga agar senantiasa mematuhi regulasi lingkungan demi menghindari ancaman sanksi pidana yang tegas bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli terpadu pencegahan karhutla di wilayah hukum Kecamatan Muara Kuang tersebut telah dilaporkan secara transparan dan akuntabel kepada pimpinan, dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga saat ini berada dalam keadaan yang aman dan kondusif.



