Garda Depan Mitigasi Bencana: Polres Ogan Ilir Mantapkan Kesiapan Pasukan Lewat Apel BKO Ops Aman Nusa II 2026

INDRALAYA – Komitmen total serta langkah antisipatif yang terpadu dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digelorakan secara masif dan terstruktur oleh jajaran kepolisian resort. Pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, bertempat di halaman Markas Kepolisian Resor Ogan Ilir, agenda penting berupa Apel Pergeseran Pasukan BKO Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 resmi dilangsungkan dengan tingkat kesiapsiagaan yang tinggi mulai pukul 14.30 WIB.
Pelaksanaan apel konsolidasi kekuatan pengamanan tersebut dipimpin secara langsung oleh Kabag Ops Polres Ogan Ilir, AKP Alias Suganda, S.H., M.Si. Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan strategis ini Kapolsek Indralaya, Iptu Rangga Saputra, S.H., M.H., bersama jajaran para Perwira Pengendali yang bertanggung jawab penuh atas operasional di lapangan.
Dalam rangka memperkuat daya gedor penanganan di wilayah rawan, sebanyak 25 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan diterjunkan langsung ke wilayah Ogan Ilir dengan dukungan logistik mobilitas berupa 2 unit kendaraan truk serta 2 unit kendaraan operasional pendukung. Kekuatan tersebut kemudian disempurnakan dengan pelibatan 18 personel organik dari Polres Ogan Ilir.
Demi memastikan efektivitas jangkauan serta kecepatan respons darurat, seluruh pasukan gabungan ini didistribusikan secara proporsional ke dalam 3 titik posko siaga utama. Posko Indralaya dan Posko Sungai Rambutan masing-masing diisi oleh 13 personel, sementara Posko Pegayut diperkuat dengan penempatan 14 personel gabungan.
Ketika menyampaikan arahannya di hadapan seluruh barisan peserta apel, AKP Alias Suganda memberikan apresiasi atas kehadiran serta kesiapan prima personel Dit Samapta Polda Sumsel. Beliau secara tegas menginstruksikan kepada para Perwira Pengendali agar senantiasa proaktif menjalankan fungsi pengawasan melekat, pembinaan kedisiplinan, serta pengecekan berkala terhadap anggotanya di posko.
“Posko harus proaktif dalam pencegahan, pemadaman dan patroli karhutla. Setiap kegiatan wajib dilaporkan dan didokumentasikan. Jalin koordinasi yang baik dengan TNI, BPBD, Manggala Agni dan stakeholder lainnya,” tegas AKP Alias Suganda.
Di samping instruksi operasional tersebut, Kabag Ops juga berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa mengutamakan faktor keselamatan diri, menjaga kondisi kesehatan, serta memperkuat soliditas antarlembaga selama menjalankan tugas pengabdian di lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan apel pergeseran pasukan yang berjalan dengan tertib, khidmat, dan terarah tersebut akhirnya selesai tepat pada pukul 15.00 WIB. Hingga selepas kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir dilaporkan tetap aman dan kondusif.



