Di Jalan Merdeka Polisi Tidak Hanya Menilang. Mereka Juga Mengapresiasi

OGAN ILIR – Sore itu di Jalan Merdeka, Kelurahan Tanjung Batu, suasana berbeda dari biasanya. Tidak ada suara bentakan. Tidak ada raut wajah tegang. Yang ada hanya sapaan ramah dari 3 personel Polsek Tanjung Batu yang sedang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan, Sabtu 8 Agustus 2026.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah seorang bapak paruh baya pengendara motor bebek. Ia berhenti dengan tenang saat diminta menepi. “Selamat sore Pak. Boleh saya lihat SIM dan STNK nya?” tanya Bripda Rian salah satu anggota yang bertugas.Tanpa ragu bapak itu membuka jok motornya. Ia mengeluarkan map kecil berisi surat-surat. SIM, STNK, bahkan surat keterangan pajak pun ada di dalamnya. Semua masih berlaku.Petugas memeriksa satu per satu. Setelah selesai, ia mengembalikan sambil tersenyum.
“Wah lengkap semua Pak. Terima kasih ya sudah jadi contoh buat pengendara lain. Hati-hati di jalan,” ucapnya.Bapak itu mengangguk dan membalas senyum. “Siap Pak. Memang harus tertib. Biar aman kita di jalan, aman juga kalau ada razia begini,” jawabnya singkat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Momen kecil seperti itu berulang kali terjadi selama hampir 1 jam kegiatan berlangsung. Polsek Tanjung Batu Polres Ogan Ilir memang sengaja mengambil pendekatan humanis dalam KRYD kali ini.Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P Utomo mengatakan, tujuan utama KRYD bukan mencari kesalahan.
“Kami ingin hadir untuk memberikan rasa aman. Sasaran kami memang jelas: premanisme, kejahatan 3C, narkoba, senjata tajam, miras, petasan, dan pelanggaran lalu lintas. Tapi cara kami adalah dengan menyapa, mengimbau, dan mengapresiasi warga yang sudah tertib,” jelas AKP Suparna.

Ia menyebut, apresiasi kecil seperti mengucapkan terima kasih ternyata punya dampak besar. Warga jadi merasa dihargai, bukan dihakimi.Hasil dari KRYD di Jalan Merdeka sore itu pun membuktikan. Setelah memeriksa puluhan kendaraan roda dua dan roda empat, petugas tidak menemukan pelanggaran. Data yang tercatat menunjukkan nihil. Nihil tindak pidana. Nihil narkoba. Nihil senjata tajam. Nihil minuman keras. Nihil petasan.

Untuk penindakan lalu lintas juga nihil. Tidak ada tilang untuk R2 dan R4. Bahkan teguran lisan tidak diberikan, karena semua pengendara yang diperiksa telah melengkapi surat-surat kendaraannya.“Ini luar biasa. Artinya masyarakat sudah sadar hukum. Ini berkat kerjasama kita semua,” ujar AKP Suparna.Menjelang Magrib, kegiatan ditutup.

Cone oranye disingkirkan. Petugas berpamitan kepada warga. Jalan Merdeka kembali normal, tapi percakapan kecil antara polisi dan warga tadi sore menyisakan kesan.Bahwa menjaga keamanan itu bisa dimulai dari hal sederhana: saling menyapa, saling mengingatkan, dan saling mengapresiasi.